Tugas kuliah model dan simulasi
1. Apa yang dimaksud dengan model ?
2. Apa yang dimaksud dengan simulasi ?
3. Berikan contoh dan jelaskan mengenai jenis-jenis dari model dan perbedaannya ?
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan simulasi ?
5. Kapan simulasi dapat digunakan sebagai pendekatan penyelesaian persoalan dan kapan tidak dapat digunakan ?
6. Apakah perbedaan antara model stokastik & model deterministik dalam bentuk variabel input dan dengan cara menginterpretasikan hasilnya
7. Apakah 2 karakteristik sistem yang menyebabkannya menjadi kompleks ?
8. Apa yang menjadi prinsip-prinsip dalam pengembangan model ? Berikan contohnya ?
1. Apa yang dimaksud dengan model ?
2. Apa yang dimaksud dengan simulasi ?
3. Berikan contoh dan jelaskan mengenai jenis-jenis dari model dan perbedaannya ?
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan simulasi ?
5. Kapan simulasi dapat digunakan sebagai pendekatan penyelesaian persoalan dan kapan tidak dapat digunakan ?
6. Apakah perbedaan antara model stokastik & model deterministik dalam bentuk variabel input dan dengan cara menginterpretasikan hasilnya
7. Apakah 2 karakteristik sistem yang menyebabkannya menjadi kompleks ?
8. Apa yang menjadi prinsip-prinsip dalam pengembangan model ? Berikan contohnya ?
Jawaban:
1. Model: gambaran dari sebuah sistem, dapat secara fisik atau matematis
2. Simulasi: Simulasi
adalah tiruan dari sebuah sistem dinamis dengan menggunakan model computer yang
digunakan untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kinerja sistem
3. model
fisik statik adalah model bangunan yang dirancang oleh para
arsitektur maupun teknik sipil. Model tersebut dapat berupa gambar maupun
maket bangunan. Contoh model fisik dinamik adalah model pesawat (berukuran
kecil) yang sedang dalam pengujian di ruang pengujian angin. Ruang pengujian
tersebut berupaya mencontoh kondisi udara, kecepatan dan lain sebagainya dengan
berbagai kondisi ukuran untuk menguji model pesawat yang akan dibangun. Contoh
lain model fisik dinamik adalah model bangunan anti erosi yang akan dibangun di
pantai. model bangunan ini sebelum dipasang di pantai memerlukan pembangunan
dalam skala kecil (model) yang diuji dalam laboratorium dengan berbagai kondisi
gelombang selama beberapa waktu.
Model matematik merupakan
imitasi sistem nyata dalam bentuk simbol-simbol matematik. Model matematik
statik tidak mempertimbangkan waktu dalam pengolahan datanya sehingga sistem
tidak berubah oleh waktu, sedangkan model matemtik dinamik adalah
sebaliknya. Contoh model matematik adalah model inventori (persediaan). Model
persediaan ini ada yang statik yaitu yang data permintaan, data lead
time diasumsikan berfsifat statik (deterministik), ada pula model persediaan
dinamik dimana data permintaan, dan lead time bersifat probabilistik.
Model komputer menurut Singh (2009) merupakan
perkembangan lanjut dalam pemodelan karena seluruh model matematik baik statik
maupun dinamik dapat dimodelkan secara lebih baik melalui komputer. Model
komputer dinamik dapat kita lihat secara sederhana pada model permainan (game)
yang meniru dunia nyata.
Berbeda dengan singh (2009), Banks et al (2001) hanya
mengelompokkan model dalam dua jenis yaitu model fisik dan model matematik.
Model matematik ini dapat dinyatakan dalam bentuk notasi simbol atau persamaan
matematik, dan bisa juga disajikan dalam bentuk model simulasi.
Model simulasi ini kemudian lebih jauh dapat diklasifikasin sebagai model
simulasi statik atau dinamik, model simulasi deterministik atau stokastik, dan
model simulasi diskrit atau kontinu.
Model simulasi statik dikenal
juga dengan nama Simulasi Monte Carlo yang merepresentasikan sebuah sistem pada
suatu waktu tertentu. Sebagai contoh, ingin dismulasikan jumlah pelanggan yang
membeli suatu produk di sebuah toko berdasarkan data historis yang berdistribusi
eksponensial. Kemudian dibangkitkan bilangan random untuk menunjukkan jumlah
pelanggan yang dibangkitkan sesuai posisi interval distribusinya. Model
simulasi dinamik merepresentasikan sistem dari waktu ke waktu, misal, simulasi
sebuah bank dalam rentang jam kerja tertentu. Namun harus
diperhatikan bahwa model simulasi dinamis dalam pengertian ini berbeda dengan
model simulasi sistem dinamis (dynamic system). Simulasi sistem dinamis
akan dijelaskan dalam tulisan lainnya.
Model simulasi deterministik adalah
model simulasi yang tidak memiliki variable random dalam inputnya. Sebagai
contoh, simulasi kedatangan pasien seorang dokter praktek yang telah diatur
jadwal pelayanannya. Model simulasi stokastik adalah model simulasi yang
memiliki satu atau beberapa variabel random dalam inputnya. Random input ini
akan menghasilkan output yang random pula. Simulasi layanan teller
bank adalah salah satu contoh model simulasi stokastik.
Model simulasi diskrit adalah
model simulasi yang status variabelnya berubah secara diskrit pada satu waktu
tertentu. Contohnya, simulasi layanan teller bank, dimana jumlah pelanggan yang
menunggu/antri berubah secara diskrit dari waktu ke waktu. Model simulasi
kontinu adalah model simulasi yang status variabel berubah secara kontinu dari
waktu ke waktu. Simulasi permukaan air bendungan adalah contoh simulasi
kontinu.
4. Simulasi adalah metode yang paling luas
penggunaannya dalam mengevaluasi berbagai alternatif sistem sumberdaya air.
Teknik ini mengandalkan cara coba-banding (trial-and-error) untuk
memperoleh hasil yang mendekati optimal. Model simulasi mempunyai maksud untuk
mereproduksi watak esensial dari sistem yang dipelajari. Teknik simulasi dapat
dibayangkan dengan percobaan (eksperimen), sebagai penyelesaian masalah untuk mempelajari
sistem yang kompleks yang tidak dapat dianalisis secara langsung dengan cara
analitik. Teknik simulasi merupakan metode kuantitatif yang menggambarkan
perilaku suatu sistem. Digunakan untuk memperkirakan keluaran (output) dari
masukan (input) sistem yang telah ditentukan.
5. Simulasi diperlukan ketika,,,,,
1. Model sangat rumit dengan banyak variabel dan komponen yang salingberinteraksi.
2. Hubungan antar variabel tidak linear
3. Model memiliki variate acak
4. Output dari model akan divisualisasikan sebagai animasi komputer 3D.
1. Model sangat rumit dengan banyak variabel dan komponen yang salingberinteraksi.
2. Hubungan antar variabel tidak linear
3. Model memiliki variate acak
4. Output dari model akan divisualisasikan sebagai animasi komputer 3D.
Simulasi tidak tepat digunakan untuk suatu
studi apabila hal-hal berikut ini detemui:
1.
suatu masalah dapat diselesaikan dengan nalar.
2.
Suatu masalah dapat diselesaikan secara analitik.
3.
Suatu percobaan sederhana dapat dilakukan.
4.
Biaya simulasi sangat besar.
5.
Waktu dan sumber daya yang tidak tersedia.
6.
Tidak tersedia data (termasuk data
estimasi/hipotetik).
7.
Adanya ekspektasi yang berlebihan terhadap hasil.
8.
Sistem terlalu kompleks dan tidak bisa didefinisikan.
6. Perbedaan antara model stokastik & model
deterministik
Model deterministik adalah yang menghasilkan
penaksiran kuantitas defenitif seperti hasil tanaman yang tidak disertai dengan
informasi mengenai peluang. Ini dapat berlaku untuk kasus tertentu, tapi kurang
memuaskan untuk kuantitas yang sangat bervariasi seperti curah hujan.
Sebaliknya model stokastik mengandung unsur acak atau distribusi peluang,
sehingga tidak hanya membuat penaksiran keluaran yang definitif tapi juga
disertai dengan deviasi (variance).
Model simulasi stokastik : adalah model simulasi yang
mengandung input-input probabilistik (random) dan output yang dihasilkan pun
sifatnya random (probabilistik). Pengelompokan Model sedangkan Model
Deterministik :Model yang dipergunakan untuk memecahkan suatu persoalan dalam
situsai yang pasti
7. Dalam melakukan studi sistem bahwa sebenarnya
simulasi merupakan turunan dari model matematik dimana sistem, berdasarkan
sifat perubahannya sendiri dikategorikan menjadi dua (2) yaitu sistem diskrit
dan sistem kontinyu. Sistem diskrit mempunyai maksud bahwa jika keadaan
variabel-variabel dam sistem berubah seketika itu juga pada poin waktu
terpisah, misalnya pada sebuah bank dimana variabelnya adalah jumlah nasabah
yang akan berubah hanya ketika nasabah datang atau setelah selesai dilayani dan
pergi. Sedangkan Sistem kontinyu mempunyai arti jika keadaan variabel- variabel
dalam sistem berubah secara terus menerus (kontinyu) mengikuti jalannya waktu,
misalnya pesawat terbang yang bergerak diudara dimana variabelnya seperti
posisi dan kecepatannya akan terus bergerak
8. Prinsip dasar pengembangan model yaitu:
a. Elaborasi merupakan model di mulai dari yang
sederhana, sampai di dapatkan model yang repsentatif.
b. Analogi merupakan pengembangan menggunakan
prinsip-prinsip dan teori yang sudah dikenal luas
c. Dinamis merupakan pengembangan mungkin saja
terdapat proses pengulangan
perbaiki lagi line spacingnya 70 point gunakan pendapat anda sebanyak2nya. sumber2 yang di raih harap di cantumkan
BalasHapusTugas Kelompok buat slide